fbpx

Pilih Bahasa :  Indonesia  English

 

Wisata Air Terjun Indonesia

Indonesia memang negara yang sangat indah. Beragam flora dan fauna bisa ditemui di Indonesa. Keindahan alam Indonesia tidak bisa diragukan lagi. Banyak pesona keelokan alam Indonesia yang tersohor  hingga ke negara tetangga. Terbukti dengan datangnya para wisatawan mancanegara ke Indonesia dengan tujuan khusus menikmati alam Indonesia yang indah ini. Beragam jenis keelokan alam Indonesia ini terbentang dari ujung Sabang hingga ujung Merauke. Keindahan-  keindahan alam ini ada bermacam- macam, ada yang berupa daratan ada pula yang berupa perairan. Keindahan alam yang berupa daratan yang dimiliki Indonesia sangat banyak, seperti gunung, pegunungan, perbukitan, dataran tinggi, lembah, sawah yang membentang luas, hutan, perkebunan, hingga sabana dan stepa. Keindahan alam berupa perairan yang dimiliki Indonesia pun juga sangat banyak, seperti lautan atau samudera yang membentang sangat luas di negeri Indonesia, pantai yang tenang,  sungai yang mengalir panjang di setiap pulaunya, danau yang bening dan tenang, waduk buatan rakyat Indonesia yang indah, embung, sendang- sendang yang jumlahnya begitu banyak, hingga air terjun di Indinesia yang begitu mempesona dan merupakan tempat wisata yang cocok untuk anak muda .  

Keindahan Indonesia

Indonesia ini mempunyai banyak sekali air terjun, baik yang berada di gunung, di pegunungan, di dataran tinggi maupun rendah, bahkan di sekitar pantai sekalipun. Air terjun ini merupakan salah satu kekayaan wisata alam yang dimiliki Indonesia. Air terjun yang dimiliki Indonesia ada yang berukuran sangat besar/ tinggi, besar/ tinggi, sedang, hingga kecil atau rendah. Banyak air terjun yang terkenal di Indonesia, namun yang tidak terkenal lebih banyak jumlahnya. Semua air terjun indah- indah, dan hampir setiap pulau di Indonesia pasti mempunyai yang namanya air terjun. Air terjun sendiri merupakan aliran air yang terbentuk ketika ada aliran air yang jatuh dari tempat yang tinggi. Kemudian aliran air yang jatuh tadi akan menggerus dasar sungai sehingga terbentuknya cekungan yang menyerupai kolam . Air terjun ini dapat terbentuk pula karena adanya patahan yang mengenai ailiran sungai (patahan yang diatasnya adalah aliran sungai). Indonesia mempunyai banyak sekali air terjun.

Berikut adalah air terjun di Indonesia :

  • Curug Toktrak

Curug Toktrak ini berada di kawasan tempat wisata Dago Dreampark. Tepat nya berada di wahana Kampung Dayang Sumbi. Bila anda pergi berkunjung ke Bandung Dan Sedang mencari tempat wisata di kota bandung, Anda bisa mampir ke Tempat Wisata Dago Dreampark. Karena selain anda bisa mengunjungi curug toktrak ini juga anda bisa menikmati wahana lain nya. Seperti wahana selfie extreme, wahana ATV, Wahana Flying Fox, Wahana Paint Ball.

Namun bukan hanya anda dapat menikmati wahana ketika berkunjung ke dago dreampark. Anda juga bisa menikmati makanan di restorant Unicorn Wingz Cafe, Restorant Dayang Sumbi, Restorant D'Java Dan Tenant -tenant makanan lainnya.   

  • Air terjun Dua Warna

Air terjun Dua Warna ini terletak di Provinsi Sumatera Utara, tepatnya di Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang. Dari namanya  saja sudah mengindikasikan bahwa air terjun ini mempunyai dua warna, yaitu biru dan bening. Untuk mencapai air terjun yang indah ini diperlukan perjuangan yang tidak ringan. Kita harus berjalan menembus hutan yang rimbun lebih dari satu jam.

Medan jalan pun tidak rata, ada tanjakan, turunan, hingga jurang siap menantang adrenalin kita. Namun semua rasa capek akan hilang setelah tiba di air terjun yang cantik ini. Air terjun ini tinggi dan dibawahnya terbentuk kolam dan dapat digunakan untuk berenang. Berlama- lama di air terjun ini tidak akan merasa bosan dan dijamin hilang rasa capek yang dirasakan.   

  • Air terjun Madakaripur

Air terjun yang indah lainnya adalah air terjun Madakaripura yang terletak di Desa Sapeh, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo. Air terjun ini tidak hanya terkenal akan keindahannya saja, namun juga karena ada legenda Mahapatih Gadjah Mada. Air terjun Madakaipura ini menjadi salah satu bagian dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Air terjun Madakaripura ini mempunyai tinggi 200 meter dan merupakan salah satu air terjun yang tertinggi di Indonesia.

Air di air terjun ini tersembunyi di tebing- tebing dan berwarna jernih dan juga terasa dingin yang akan menyegarkan kembali pikiran kita. Konon Patih Gadjah Mada menjadikan air terjun ini sebagai tempat bersemedi. Dibalik air terjun yang deras, terdapat sebuah goa yang dapat dicapai jika menyelam dari dasar kolam yang cukup dalam. Dan disinilah tempat bersemedi Patih Gadjah Mada. Air terjun ini memang kaitannya erat sekali dengan sejarah Patih Gadjah Mada, sehingga tidak mengherankan jika Anda akan menemui patung Gadjah Mada di kawasan air terjun ini.

  • Air terjun Sri Gethuk  

Air terjun ini sangat terkenal di kalangan warga Yogyakarta. Air terjun ini sangat mempesona karena keunikan dan keindahannya. Ait terjun ini terletak di Padukuhan Menggoran, di kawasan Kabupaten Gunung Kidul. Air terjun Sri Gethuk mempunyai tinggi 80 meter dan berada di tepi Sungai Oyo. Keunikan dari Air terjun Sri Gethuk adalah airnya bercabang pada dua celah tebing dan muncul dari sela- sela tebing karst yang gersang.  

Air terjun ini dinamakan Sri Gethuk karena konon pada zaman dahulu sering terdengar suara gamelan dari tempat ini yang dipercaya sebagai gamelan dari raja jin Slempret yang bernama Angga Mendura. Air terjun ini juga dipercaya sebagai kawasan pasar jin. Namun keindahan air terjun ini sangat memukau sehingga banyak pengunjung yang mengunjungi air terjun ini. Yogyakarta memang tidak pernah habis akan keindahan alamnya, dan ini yang menyebabkan Yogyakarta dikenal sebagai “Never Ending Asia”.

  • Air terjun Moramo

 Air terjun Moramo terletak di kawasan Suaka Alam, Suaka Margasatwa Tanjung Peropa, Sulawesi Tenggara. Lokasi air terjun ini sekitar 60 kilometer dari kota Kendari. Air terjun ini dikenal karena tempatnya yang unik dan juga indah. Konon, tempat ini juga dikenal sebagi tempat mandinya bidadari. Air terjun Moramo merupakan air terjun yang unik karena erbeda dengan air terjun apad umumnya. Ait terjun ini memiliki 7 undakan yang berukuran besar serta puluhan undakan yang berukuran kecil.  

Di sekitar air terjun terdapat bebatuan marmer yang semakin menambah keelokan pemandangan air terjun ini. Tidak hanya itu, disekitar air terjun juga dijumpai banyak sekali kupu- kupu yang akan menemani Anda bermain. Dan jika beruntung, Anda juga akan melihat pelangi sebagai biasan cahaya di sekitar air terjun. Maka tidak heran banyak warga yang mempenrcayai air terjun ini sebagai tempat pemandian bidadari karena keelokannya.  

  • Air terjun Sendang Gile

Air terjun ini berasal adari bagian timur Indonesia, tepatnta di Lombok. Lombok mempunyai aset alam yang sangat berharga dan terkenal, yaitu Gunung Rinjani. Seperti halnya gunung Rinjani, air terjun Sendang Gile ini juga merupakan aset kepunyaan Lombok. Air terjun ini airnya berasal dari Gunung Rinjani. Air terjun ini gterletak di Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombik Utara.   

Untuk mencapai air terjun ini Anda harus melewati 500 anak tangga. Air dari air terjun ini sangat sejuk, segar, dan juga jernih karena berasal dari Gunung Rinjani. Tidak hanya airnya saja, namun alam di sekitar air terjun ini juga sangat memukau, sangat hijau, damai dan tenang sehingga akan menjadikan Anda nyaman berlama- lama disini.  

  • Air terjun Grojogan Sewu.   

Grojogan Sewu dalam bahasa Indonesia artinya adalah Grojogan Seribu. Grojogan Sewu ini merupakan air terjun yang ada di Jawa Tengah, tepatnya di Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. Grojogan Sewu ini adalah air terjun yang populer dikalangan masyarakat Jawa Tengah bagian timur, khususnya Soloraya. Namun kesohoran air terjun ini hingga mencapai luar kota, bahkan luar provinsi. Grojogan Sewu ini merupakan air terjun yang berada di kaki Gunung Lawu.  

Air terjun ini terletak di sekitar 27 kilometer dari sebelah timur Kota Karanganyar. Meskipun namanya adalah Grojogan Sewu, namun jumlah air terjun di tempat ini tidaklah banyak. Air terjun tertinggi tingginya sekitar 80 meter. Ada air terjun yang tidak terlalu tinggi namun pancurannya meluas membentuk cabang- cabang. Sekeliling air terjun ini akan dihujani air terus menerus pada musim hujan. Namun saat musim kemarau banyak air terjun yang mengering. Air terjun ini berada di kawasan hutan wisata Grojogan Sewu. Hutan wisata ini mempunyai luas sekitar 20 hektar. Kawasan hutan ini ditumbuhi berbagai macam pepohonan dan dihuni oleh banyak kera- kera yang jinak. Tempat ini telah dikembangkan dengan baik sebagai tempat wisata. Banyak fasilitas yang disediakan di sekitar tempat ini, diantaranya adalah Taman Binatang Hutan, Kolam renang, tempat istirahat, kios makanan, kios cinderamata dan oleh- oleh, musholla, serta toilet juga sudah lengkap disediakan.  

  • Air terjun Curug Cimahi   

Dari namanya saja pasti semua orang sudah mengetahui bahwa air terjun ini berada di provinsi Jawa Barat. Curug dalam bahasa Sunda berarti air terjun, dan nama Cimahi disini berasal dari nama sungai yang mengalir diatasnya. Curug Cimahi ini berada di Jalan Kolonel Masturi, Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Air terjun Curug Cimahi merupakan air terjun yang paling tinggi di Bandung.  

Air terjun ini mempunyai tinggi sekitar 85 meter dan menempati area seluas kurang lebih 2 hektar. Dari jarak belasan meter dari lokasi, pengunjung sudah bisa melihat penampakan air terjun ini. Dan jika beruntung, wisatawan dapat melihat pelangi di sekitar curug ini.  

  • Air terjun Lawean

Air terjun Lawean ini merupakan objek wisata yang terletak di Provinsi Jawa Timur, lebih tepatnya di Dususn Turi, Desa Geger, Kecamatan Sendang, atau 25 kilometer ke arah barat daya kota Tulungagung. Air terjun ini termasuk di daerah dataran tinggi, yaitu di lereng gunung Wilis dengan ketinggian 2000 meter diatas permukaan laut. Untuk mencapai lokasi air terjun ini pengunjung harus berjalan kaki sejauh 3 kilometer dengan 9 kali menyeberangi sungai dan beberapa bukit. Namun rasa capek itu akan terbayar tuntas dengan keindahan yang akan didapatkan dari air terjun ini, dan tempat wisata yang cocok untuk backpacker.   

Di sekitar air terjun Lawean ini terdapat air terjun lain yang tidak terlalu tinggi, namun cukup mempesona, yaitu air terjun Panda Wangi. Dan tidak jauh dari situ juga terdapat candi Penampehan. Semua pemandangan di sekitar objek wisata ini memang sangat mempesona.  

  • Air terjun Sigura- gura   

Ini adalah salah satu objek wisata yang dimiliki oleh Provinsi Sumatera Utara. Perlu Anda ketahui, air terjun Sigura- gura ini adalah air tejun yang paling tinggi di Indonesia. Ketinggian air terjun ini adalah sekitar 250 meter dan mengalahkan air terjun di Indonesia lainnya, seperti Madakaripura dan air terjun Payakumbuh di Sumatera Barat. Air terjun Sigura- gura ini terletak di Kabupaten Toba Samosir atau sekitar 250 kilometer dari kota Medan. Air terjun ini sangat ramai dikunjungi oleh para wisatawan karena letaknya yang tidak jauh pula dari Danau Toba.  

Air terjun ini airnya berasal dari Sungai Asahan dan dari Danau Toba. Dari kejauhan, air terjun ini bak air terjun raksasa, bahkan suara dentuman airnya yang jatuh akan terdengar dari kejauhan karena saking tingginya. Air terjun ini dikelilingi oleh tebing- tebing batu yang sangat licin dan terjal. Suasana hutan yang rimbun alami akan menyambut setiap wisatawan yang datang berkunjung. Beberapa tumbuhan yang khas dataran tinggi tumbuh di hutan ini dan menghiasi pemandangan alam sekitar tempat ini.  

  • Air terjun Sipiso- piso  

Air terjun Sipiso- piso ini merupakan salah satu air terjun yang paling indah di Indonesia. Tidak harus ke Kanada untuk menikmati air terjun yang Indah, Indonesia pun punya. Air terjun Sipiso- piso salah satunya. Air terjun yang berada di ketinggian 800 meter di atas permukaan air laut ini mempunyai ketinggian sekitar 120 meter. Air terjun ini berada tidak jauh dari danau Toba. Alam disekitar air terjun ini didominasi oleh hutan pinus yang akan menambah keindahan air terjun ini dan membuatya semakin eksotis dan mempesona. Nama Sipiso- piso ini diberikan oleh masyarakat sekitar yang berarti pisau.  

Air terjun ini dinamakan demikian karena airnya yang jatuh dari ketinggian sangat deras sehingga tajam seperti pisau. Selain itu karena daerah di sekitar air terjun ini sangatlah curam.  

  • Air terjun Curug Citambur  

Curug Citambur merupakan salah satu objek wisata yang terletak di Desa Karang Jaya, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur atau sekitar 65 kilometer dari Kota Cianjur. Air terjun ini mempunyai ketinggian sekitar 40 meter. Sebagian air yang jatuh menjadi uap dan juga embun sehingga daerah di sekitar air terjun ini akan terasa sejuk. Air yang mengalir dari air terjun ini sangatlah deras sehingga tidak ada yang betah jika berlama- lama jika di dekatnya.   

Dari jarak 50 meter saja Anda akan merasa basah kuyup karena saking derasnya air. Jika Anda berkunjung ke tempat ini dijamin tidak akan merasa bosan. Liburan Anda akan terasa menyenangkan karena sepanjang perjalanan akan ditemui berebagai pemandangan yang sangat indah dan merupakan tempat wisata untuk bulan madu . Diawali dari perkebunan Rancabali hingga Desa Cipelah. Saat perjalanan, kanan kiri Anda akan dikelilingi oleh perkebunan teh, dan pemandangan desa akan mulai berubah menjadi desa pedalaman.  

  • Air terjun Payakumbuh

Air terjun yang terletak di Ngarai Harau atau sekitar 35 kilometer dari Kota Bukittinggi ini berada di sela- sela perbukitan dan juga lembah Harau. Disini terdapat sebuah jurang yang dalam serta air terjun yang sangat indah. Bahkan terkadang kawasan ini dipenuhi oleh sekumpulan kupu- kupu. Keindahan lokasi wisata ini sangatlah lengkap. Dari pertmana kita akan disuguhi pesona keindahan dari jurang atau celah alam, air terjun, tebing, serta beberapa gua. Selain air terjun, disini juga terdapat suaka margasatwa yang melindungi atau sebagai tempat konservasi dari beberapa hewan yang dilindungi, seperti monyet ekor panjang, siamang, tapir, harimau sumatera, landak, burung Kuau, dan lain sebagainya.   

Lokasi wisata ini dibagi menjadi du bagian yaitu Sarasah Bunta dan Akar Berayun. Lokasi yang pertama yaitu Sarasah Bunta merupakan kawasan yang ingin menikmati suasana alami. Di lokasi ini terdapat lima buah air terjun dagan kolam penampungan air terjun yang masih alami, serta menadangannya yang asri. Sedangkan di lokasi kedua, yaitu Akar Berayun, disini sudah disediakan kolam renang  sehingga lebih nyaman untuk berenang. Di lokasi ini juga tersedia berbagai fasilitas, seperti perkemahan, kolam renang, jalan setapak yang dapat digunakan untuk hiking, serta cottage dan resort lengkap disediakan disini.  

  • Air terjun Curug Cipendok  

Meskipun namanya yang khas seperti nama- nama Sunda, namun curug ini tidaklah berada di Tanah Sunda. Ya, Curug Cipendok berada di Kabupaten Purwokerto, Provinsi Jawa Tengah. Air terjun ini merupakan tempat wisata yang berada di lereng gunung Slamet. Air terjun ini meliliki ketinggian sekitar 92 meter. Lingkungan di sekitar air terjun ini masih sangat alami dan juga asri, mengingat belum banyak pengunjung yang berkunjung di tempat ini, sehingga kesunyian pun akan terasa, hawa disekitarnya juga sangat sejuk dan sepanjang jalan yang menuju ke lokasi air terjun ini berupa perkebunan.   

Disekitar air terjun ini terdapat bumi perkemahan dan juga sebuah telaga  yang bernama telaga Pucung.  Objek wisata ini mempunyai daya tarik yang berupa telaga dengan airnya yang sangat jernih dan disekitarnya juga terdapat hutan yang sangat rimbun. Kita juga dapat mendengar suara burung- burung langka di sini, seperti elang Jawa yang terbang berputar- putar di atas telaga. Dan jika beruntung juga akan dapat melihat spesies endemik sejenis monyet dan berwarna abu- abu, yaitu rek- rek.  

  • Air terjun Putuk Truno  

Air terjun Puthuk Truno ini keberadaannya tidak lepas dari cerita legenda mengenai kisah cinta Joko Taruna dengan Sri Gading Lestari. Air terjun ini terletak di Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Air terjun ini memiliki tinggi mencapai 45 meter dan mempunyai kolam alami sedalam 1 hungga 2 meter. Satu hal yang perlu diketahui dari air terjun ini yakni tidak pernah kering meskipun  Jawa Timur sedang dilanda kemarau.   

Percikan airnya yang mengenai badan dapat menyegarkan badan dan juga kepala. Ditambah pula dengan ber bagai pepohonan hijau yang tumbuh disekitarnya serta suara binatang- binatang yang sangat merdu yang akan membuat suasana air terjun menjadi akan lebih indah dan dengan kesejukan yang membuat para peminat betah berkunjung di air tejun ini.  

  • Air terjun Tancak   

Air terjun ini terletak di radius sekitar 15 kilometer dari pusat Kota Jember, lebih tepatnya di Desa Suci, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Air terjun ini menjadi salah satu andalah di Jember.   

Dan lokasi air terjun ini sangat cocok untuk Anda yang gemar berpetualang. Hal ini karena jalan yang harus dilewati untuk mencapai air terjun ini terbilang ekstrim. Anda harus melakukan tracking menyusuri hutan dan juga perkebunan warga sejauh 2 kilometer. Namun air terjun yang jernih ini akan menjadi obat manjur untuk membayar kelekahan Anda.   Namun ada pula air terjun yang berada di tempat yang mudah dijangkau masyarakat dan tidak berada di lingkungan hijau, misalnya seperti air terjun yang berada di pantai.  

  • Air terjun Kakek Bodo

Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 40 meter dan terletak di Prigen, Kabupaten Pauruan, Jawa Timur. Konon air terjun ini adalah tempat menyepi bagi seorang kakek yang mencari makna kehidupan. Air terjun ini menjadi objek wisata keluarga yang selalu ramai setiap akhir pekannya.  Banyak orang yang menjadikan air terjun sebagai tempat yang tepat untuk menghilangkan rasa penat dan menyegarkan pikiran.   

Hal ini karena hawa di sekitar air terjun sangatlah sejuk dan segar. Kebanyakan air terjun berada di tengah hutan atau berada di lingkungan hijau yang terkadang keberadaannya sulit dijangkau atau harus melewati medan yang sangat berat untuk menjangkaunya.  

  • Air terjun sumber Nyonya

Air terjun ini merupakan penyebab mengapa banyak perempuan di Dukuh Gunung Sari, Tutur, Pasuruan tidak bisa memiliki keturunan. Hal ini karena banyak warga yang minum dari sumber air ini. Setelah diteliti, ternyata air di air terjun ini mangandung perak. Meskipun hanya mempunyai tinggi 6 meter, namun air terjun ini menjadi salah satu tempat wisata favorit di pasuruan.   

Selain itu, air terjun adalah tempat wisata yang murah, dengan kata lain karcis untuk masuk di tempat wisata air terjun tidaklah mahal dan masih bisa dijangkau oleh banyak kalangan. Air terjun juga merupakan tempat yang sejuk dan indah.  

  • Air terjun Nglirip

Jawa Timur memang masih kental sekali dengan mitosnya. Mitos pertama tentang air terjun Nglirip ini adalah bagi siapa saja yang mandi di air terjun ini, konon akan dipermudah bertemu dengan jodohnya. Air terjun ini terletak di Tuban, Jawa Timur. Nama “Nglirip” diambil dari nama seorang putri yang konon dipercaya bahwa arwahnya masih mendiami gua yang berada di dinding air terjun tersebut. Alam di sekitar air terjun ini sangat hijau alami dan airnya pun sangat jernih sehingga air tejun ini terlihat sangat mempesona.   

Salah satu jenis wisata alam Indonesia yang banyak sekali terdapat di Indonesia dan cukup banyak peminatnya adalah air terjun (water fall). Air terjun ini merupakan tempat wisata yang cocok untuk siapa saja. Tidak ada batasan umur untuk dapat berkunjung ke air terjun.   

Itulah beberapa air terjun yang dimiliki Indonesia beserta dengan keindahannya. Masih banyak sekali air terjun lain yang dimiliki Indonesia yang tidak dapat ditulis satu persatu.  

Sumber : https://tempatwisataunik.com/wisata-indonesia/air-terjun-di-indonesia

Air Terjun Tuwondo

Di Kabupaten Bantul memang banyak sekali destinasi wisata yang indah sekaligus sangat menakjubkan yang cocok bagi para traveling. Salah satu destinasi yang ada di Bantul yaitu Air Terjun Tuwondo . Air Terjun Tuwondo adalah air terjun yang masih dalam pegembangan obyek wisata yang berbasis pedesaan.   

Asal usul nama dari Air Terjun Tuwondo ini berasar dari kata “tu” yang mempunyai arti watu alias batu dan kata “ondo” yang mempunyai arti tangga. Disebutkan seperti itu karena air terjun ini bertingkat dan menyerupai tangga. Air terjun ini mempunyai bentuk air terjun dengan tingkat tiga dan terbelah menjadi dua aliran. Pada setiap tingkatannya mempunyai ketinggian sekitar 3 sampai 5 meter.   

Di sekitar air terjun terdapat banyak pepohonan jati dan juga semak belukar. Bebatuan yang ada pada saat perjalanan adalah batu andesit dan juga batu kapur. Saat berada di kawasan wisata akan banyak dilakukan himbauan untuk memperhatikan larangan yang berada di dinding batu sekitar air terjun.   

Cuaca sangat mempengaruhi debit air yang ada di Air Terjun Tuwondo. Jika musim hujan, aliran air akan deras dan terlihat sangat indah. Namun jika musim kemarau air terjun ini kering nyaris tanpa air. Air Terjun Tuwondo ini memang tidak begitu jernih jika dibandingkan dengan air terjun  yang ada di Bantul lain atau Kulon Progo. Di kawasan ini air berwarna sedikit kecoklatan merah akibat terdapat partikel halus dari tanah merah yang banyak terdapat air terjun.   

Selain itu juga ada endapan tanah yang tidak hanyut di dasar aliran air terjun. Sebelum kawasan ini dibuka sebagai kawasan wisata, air terjun Tuwondo ini adalah tempat untuk mandi ternak para warga setempat. Namun karena melihat kawsan yang sangat potensial untuk tempat wisata maka warga setempat berhenti memandikan sapi di kawasan ini dikarenakan aktivitas tersebut pasti akan mengganggu para pengunjung.   

Lokasi Air Terjun Tuwondo ini sudah termasuk bagus dan mudah untuk ditempuh oleh para pengunjung menuju Air Terjun Tuwondo. Namun lokasi Air Terjun Tuwondo ini lumayan jauh dengan pusat kota Yogyakarta.   Alamat Air Terjun Tuwondo tepatnya berada di Kampung Lemah Abang, Dusun Banyakan, Desa Situmulyo, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.   

Rute Menuju Air Terjun Tuwondo   

Rute menuju Air Terjun Tuwondo ini sangat mudah untuk dijangkau. Jika anda dari pusat Kota Yogyakarta ke arah timur melewati Jalan KH. Ahmad Dahlan menuju Jalan Panembahan Senopati, kemudian di perempatan ke arah selatan ke Jalan Brigjen Katamso, lalu sampai pertigaan ke arah timur ke Jalan Kolonel Sugiyono, lurus terus di pertigaan ke arah selatan menuju Jalan Sisisngamangaraja, kemudian jalan terus menuju Jalan Imogiri Barat, lalu sampai di perempatan ke arah timur ke Jalan Nasional III, lurus terus sampai di perempatan ke arah selatan ke Jalan Imogiri Timur, kemudian lurus terus tetap di Jalan Imogiri Timur, sampai di perempatan ke arah timur menuju Jalan Monumen Perjuangan, lalu lurus terus sampai di perempatan ke arah selatan ke Jalan Pleret, di pertigaan ke arah timur ke Jalan Sitimulyo Segoroyoso, kemudian ikuti terus jalan yang ada hingga anda akan sampai di Air Terjun Tuwondo.   

Jarak dari pusat Kota Yogyakarta ke Air Terjun Tuwondo lumayan dekat yaitu sekitar 14,3 Kilometer dan waktu tempuh normal kendaraan bermotor dari pusat Kota Jogja menuju Air Terjun Tuwondo sekitar 34 menit.   

Harga Tiket dan Parkir Air Terjun Tuwondo   

Karena objek wisata ini masih dikelola oleh masyarakat setempat dalam hal ini adalah pemuda karangtaruna, maka di kawasan ini tidak memiliki biaya resmi untuk masuk maupun parkir di wisata Air Terjun Tuwondo ini. Sebagai gantinya para pengunjung akan membayar biaya seikhlasnya untuk memajukan kawasan wisata Air Terjun Tuwondo ini.   

Fasilitas Air Terjun Tuwondo   

Kawasan Wisata Air Terjun Tuwondo ini belum memiliki kelengkapan fasilitas yang cukup. Disini hanya terdapat beberapa tempat duduk panjang yang terbuat dari bambu yang disediakan untuk istirahat dan duduk-duduk para pengunjung. Meskipun fasilitas disini masih tergolong minim, di sekitar lokasi Air Terjun Tuwondo ini masih ada kamar mandi umum yang dapat digunakan oleh para pengunjung.   

Sumber : https://www.alodiatour.com/air-terjun-tuwondo

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.