fbpx

Pilih Bahasa :  Indonesia  English

Mar 11

Tips Fotografer Bagi Pemula

 

Orang yang awam dengan konsep fotografi pun tampaknya memahami kalau foto yang indah dibuat dengan objek yang indah pula, atau setidaknya menarik. Tetapi benda-benda sederhana dan membosankan pun bisa menjadi objek foto yang bagus jika dipotret dengan teknik yang tepat.

Berikut ini fotografer Izabella Bedo, Wendy Connett, dan Nicolas Ghirlando memberikan tips untuk memotret objek-objek membosankan agar terlihat lebih menarik dipandang.

- Coba perspektif yang berbeda.

Daripada memotret objek dari sudut pandang yang sama dengan fotografer lain, coba memotretnya dari angle yang benar-benar berbeda.

- Jadikan objek lebih semarak.

 

Jadikan objek foto yang kelewat sederhana dengan dekorasi yang meriah, misalnya sobekan kertas warna-warni, sedikit cahaya, atau, taburan glitter.

- Kembali Ke Alam

Dedaunan hijau atau bunga-bunga sebagai latar belakang atau penghias akan menjadikan objek foto apapun lebih menarik

- Gunakan bokeh sebagai latar belakang.

 

Menggunakan bokeh sebagai latar belakang foto juga bisa menjadikan keseluruhan foto tampak lebih menarik.

- Tonjolkan detail dari jarak dekat.

 

Potret objek dalam jarak sangat dekat untuk menonjolkan detail-detail unik yang dimilikinya.

- Pegang atau genggam.

 

Lakukan dengan memegang beberapa objek lalu anda foto dengan camera. Bahkan buah nanas yang tidak terlalu artistik bentuknya pun bisa terlihat lebih menarik jika dipegang dengan tangan. Lakukan hal yang sama untuk objek-objek lebih kecil.

- Jadikan tak biasa.

 

Letakkan objek foto sederhana di tempat yang tak lazim. Dengan begini mata yang memandang akan tertarik untuk melihatnya lebih lama.

- Gunakan warna mencolok untuk kesan modern.

Gunakan kertas warna yang mencolok sebagai latar belakang untuk mendapatkan foto yang bernuansa modern minimalis.

- Letakkan di dalam air.

 

Air akan menghasilkan efek yang menakjubkan di dalam foto. Letakkan di dalam gelas, mangkuk kaca, atau akuarium dan potret dari sudut yang berlainan untuk mendapatkan hasil terbaik.

Fotografer Wendy Connett mengatakan bahwa objek berjumlah ganjil akan terlihat lebih menarik jika dipotret. "Angka ganjil lebih menarik daripada angka genap. Misalkan mengambil gambar tiga pohon secara landscape dibanding empat atau dua pohon akan lebih menarik," tuturnya seperti tercantum di op Travel Photo Tips from Ten Pro Photographers karya Chuck Delaney.

Food stylistdan fotografer kondang Nicolas Ghirlando menyarankan untuk memotret objek di dekat jendela yang mendapatkan cukup cahaya matahari.

"Sinar matahari yang kuat akan menghasilkan bayangan yang tajam, sementara lampu interior rumah menghasilkan warna yang mengerikan" katanya. "Usahakan tetap sealami mungkin dan pantulkan cahaya ke area yang gelap dengan beberapa papan putih atau seperti yang kadang saya pakai, talenan putih.

- Siapkan properti dan latar belakang yang pas.

Properti dan latar belakang bisa menunjang hasil foto kuliner. Tetapi pemilihan properti dan latar belakang yang buruk juga bisa mengganggu keindahan foto.

 "Tak ada makanan yang terlihat indah dengan properti dan latar belakang yang buruk," tutur Nicolas. Hindarkan objek-objek yang bakal menjadi distraksi pada foto, misalnya saja latar belakang ruangan yang berantakan atau objek kecil yang tidak memberikan nilai estetika pada foto.

Sebisa mungkin jangan menggunakan mangkuk dengan mulut yang lebar, karena akan memenuhi frame, apalagi jika makanan yang dipotret berukuran kecil.

Sedikit remahan biskuit, tetesan saus, dan dedaunan yang disebarkan secara acak di sekitar makanan bisa memberikan kesan artistik. Cobalah berbagai cara untuk menempatkan objek-objek pendukung berukuran kecil ini untuk mendapatkan komposisi gambar terbaik.

Pikirkan pengaturan komposisi foto secara seksama. Gunakan rule of thirds. Potong frame menjadi tiga bagian horizontal dan vertikal. Garis-garis yang berpotongan adalah golden point yang akan menjadi fokus mata saat memandang.

Struktur merupakan hal penting dalam membuat foto kuliner yang artistik. Jika makanan yang hendak difoto memiliki bentuk yang tidak beraturan seperti mi dalam porsi besar, lasagna, atau makanan dengan saus melimpah, gunakan piring atau talenan sebagai setting. Pengambilan foto dari atas juga bisa memberikan efek ini. "Coba dan buatlah bentuk-bentuk yang kuat untuk menghasilkan gambar yang mencolok.".

Sumber : https://www.merdeka.com/gaya/15-tips-fotografi-untuk-pemula-dari-fotografer-profesional-kln.html

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.