fbpx

Pilih Bahasa :  Indonesia  English

Jan 20

Lokasi Yang Hasilkan Foto Pemandangan Indah

18 Lokasi Yang Hasilkan Foto Pemandangang Indah 

 

Antelope Canyon, Amerika Serikat  

Antelope

Kawasan Arizona, Amerika Serikat, memiliki ngarai (lembah) terindah di dunia bernama Antelope Canyon. Pesona alam ini terbentuk dari proses erosi batuan pasir Navajo melalui banjir bandang dan proses sub-aerial (pembentukan objek di permukaan tanah). Aliran air yang bertambah cepat secara otomatis menambah volume pasir yang terus menggerus ke jalur cekungan tersebut.

Kawasan ini dibagi menjadi dua bagian, yaitu Antelope Canyon atas (the Crack) dan Antelope Canyon bawah (the Corkscrew). Meski cenderung bersuhu panas, tak jarang Antelope Canyon dilanda badai ataupun banjir secara tiba-tiba. Karena itu, pengunjung yang hendak masuk diwajibkan menggunakan jasa pemandu dari penduduk setempat.

Sea Cliffs, Prancis

sea cliffs

Selain terkenal dengan Menara Eiffel, Prancis juga menawarkan berbagai pesona alam yang tak kalah cantik. Salah satunya Sea Cliffs yang berada di pesisir barat negara penghasil anggur terbesar ini. Tebing kapur di wilayah Eretrat ini memiliki tiga lengkungan cantik yang terbentuk dari kikisan ombak laut. Alhasil, karang bolong yang terbentuk menjadi daya tarik utama di Sea Cliffs.

Uniknya, saat dilihat dari kejauhan bentuk tebing akan menyerupai gajah yang sedang berdiri di tepi pantai berpasir putih. Jika tertarik untuk melihat langsung keunikan dan keindahan alam di sini dalam waktu yang cukup lama, kamu bisa bermalam di beberapa penginapan mewah di sekitar pantai. Kamu hanya perlu menyiapkan uang sekitar Rp2 juta untuk biaya sewa per malamnya.

Pantai Merah Panjin, Tiongkok

pantai merah

Umumnya kamu akan menemui pantai berwarna putih atau kecokelatan, namun berbeda dengan Pantai Merah Panjin di Tiongkok. Sesuai namanya, pantai ini justru memiliki warna merah pada pasir pantainya. Bukan warna buatan, warna merah pasir tersebut dihasilkan dari rumput sea-blite yang menutupi kawasan pantai seluas 6.000 hektar ini.

Meski begitu, pemandangan ini tak bisa kamu lihat sepanjang tahun. Warna kemerahan pada rumput hanya akan muncul menjelang musim gugur, mulai dari September hingga Oktober. Tak hanya itu, menjadi habitat dari sekitar 260 jenis burung dan 399 binatang, Pantai Merah Panjin juga masih terbatas untuk umum. Jadi, tetaplah menjaga kebersihan

Aogashima, Jepang 

aogashima

Aogashima merupakan bagian dari Kepulauan Izu yang terletak sekitar 300 kilometer dari selatan Tokyo. Kawasan ini merupakan kawah hasil letusan gunung berapi yang meletus sekitar 200 tahun lalu. Biasanya, wisatawan akan melakukan aktivitas hiking atau sauna di beberapa titik uap yang tersedia. Meski cukup terpencil, pulau ini dilengkapi dengan sekolah dan kantor pos untuk penduduk setempat.

Jika tertarik mengunjungi Pulau Aogashima, kamu hanya bisa mencapainya dengan kapal feri maupun helikopter. Meski begitu, kamu harus selalu berhati-hati karena gunung berapi di pulau ini masih aktif dan bisa meletus kapan saja.

Gua Glow Worm, New Zealand 

gua glow worm

Gua Glow Worm atau Gua Waitomo Ruakuri menjadi salah satu destinasi paling populer di Selandia Baru. Di dalam gua, pengunjung akan disuguhkan pemandangan indah berupa gemerlap cahaya layaknya bintang di malam hari. Namun, siapa sangka jika cahaya tersebut berasal dari kumpulan cacing Arachnocampa Luminosa (glowworms) yang mampu mengeluarkan cahaya berwarna hijau dan biru di dalam kegelapan.

Tak hanya itu, kamu pun akan terkesima oleh keindahan gua kapur yang lengkap dengan stalaktit unik di dalamnya. Gua ini buka setiap hari mulai pukul 09:00 waktu setempat dan kamu hanya perlu membayar tiket sebesar Rp380.000 untuk dewasa dan Rp176.000 untuk anak-anak (4 – 14 tahun). Nantinya, kamu akan menaiki sebuah perahu untuk menyusuri sungai di dalam gua.

Arang Kel, Pakistan

arang ke

Terletak di ketinggian 2.554 mdpl, Desa Arang Kel juga dikenal sebagai Mutiara Lembah Neelum. Desa ini menjadi kawasan yang paling sulit dijangkau di kawasan Pakistan. Namun, Arang Kel menyuguhkan pesona cantik dengan alam yang dipenuhi pemandangan serba hijau. Tak hanya itu, musim dingin juga menjadi waktu yang tepat untuk mengunjungi desa ini karena menghasilkan pesona salju yang amat cantik.

Uniknya, penduduk Desa Arang Kel diketahui memiliki usia hingga ratusan tahun. Hal ini bukan tanpa sebab, mengingat penduduk setempat selalu mengonsumsi sayuran segar setiap harinya. Begitu pula saat musim dingin tiba, penduduk setempat tetap mengonsumsi sayuran segar yang sengaja di simpan di dalam lumbung sebagai bahan persediaan makanan selama musim dingin. Kehidupan yang patut dijadikan contoh, bukan?

Bagan, Myanmar 

bagan

Di Bagan, Myanmar, kamu bisa melihat pemandangan indah dunia berupa kuil-kuil Buddha dan berbagai pagoda yang tersebar di sepanjang jalan. Tak hanya menikmati pesonanya dari bawah, kamu juga bisa melihat bangunan-bangunan tersebut dari atas dengan menggunakan balon udara. Setidaknya, kamu perlu mengeluarkan biaya 4,5 juta untuk menikmati pesona Bagan dari Balon Udara.

Sore hari adalah waktu terbaik untuk menikmati Bagan dari balon udara. Langit senja berwarna kemerahan membuat perpaduan menarik dengan bangunan kuil dan pagoda untuk kamu abadikan. Tak lupa, berbagai gerai masakan khas Myanmar di tepi jalan juga bisa kamu coba sepuasnya. Jangan lewatkan semuanya, ya!

Meteora, Yunani 

meteora

Keindahan alam yang wajib masuk daftar tempat wisata Yunani adalah Meteora. Nama tersebut diambil dari bahasa Yunani, “meteoros” yang berarti tengah langit. Meteora sendiri merupakan perwujudan pilar-pilar batu yang menyerupai deretan jari raksasa. Keberadaan pilar batu yang berdiri sejak 60 tahun lalu ini menjadi daya tarik utamanya.

Berada di ketinggian 313 mdpl, Meteora memiliki 700 jalur pendakian. Dengan begitu, wisatawan bisa mencoba beragam rute dengan pemandangan yang berbeda-beda. Untuk mengunjungi lokasi Meteora, kamu perlu menuju Kota Thessaly dengan menempuh 4 jam berkendara dari pusat Kota Yunani.

Colorado Plateau, Arizona

colorado

Grand Canyon menjadi salah satu objek wisata yang banyak diminati wisatawan. Salah satu yang tak boleh kamu lewatkan adalah Colorado Plateau. Deretan tebing ini terbentuk akibat kikisan Sungai Colorado yang terjadi sejak 5 – 6 juta tahun lalu. Berada di ketinggian sekitar 2.414 mdpl, saat ini Grand Canyon sudah sedalam 1.500 mil dengan jarak terjauh antartebing sekitar 18 mil. Tak heran, jika kawasan ini masuk daftar Tujuh Keajaiban Dunia!

Umumnya, wisatawan akan melakukan aktivitas pendakian, bersepeda, hingga rafting. Setidaknya, ada 4,5 juta wisatawan mengunjungi Colorado Plateau setiap tahunnya. Apabila berminat untuk mengunjunginya, datanglah pada akhir musim semi hingga awal musim gugur. Pada musim tersebut, suhu udara kawasan Taman Nasional Grand Canyon ini cukup nyaman dan aman untuk dikunjungi.

Sagano Bamboo Forest, Jepang 

sagano

Terletak di distrik Arashiyama, hutan bambu Sagano merupakan salah satu pesona alam yang menakjubkan di negeri sakura. Tak sekadar melihat pemandangan hijau bambu, di sini kamu juga bisa melihat salah satu kuil penting di Kyoto bernama Kuil Tenryu-ji. Di Jepang, hutan bambu dinilai sebagai simbol kekuatan. Karena itu, tak heran jika bangunan cagar budaya tersebut sengaja dibangun di kawasan Arashiyama.

Untuk menikmati pesona alam khas Sagano Bamboo Forest, kamu bisa berjalan santai maupun bersepeda. Uniknya, hembusan angin yang melalui bambu-bambu di sini menghasilkan suara yang menarik untuk kamu nikmati. Penasaran? Jika ingin berkunjung, sebaiknya kamu menghindari musim dingin karena kawasan ini akan ditutup untuk wisatawan.

Pantai Vaadhoo, Maladewa 

pantai vaadhoo

Pantai Vaadhoo berada di Kepulauan Maladewa atau lebih populer dengan nama Maldives. Kepulauan yang terletak di Samudera Hindia ini menawarkan pemandangan indah berupa air laut biru jernih, butiran pasir putih, serta beragam biota laut yang dapat kamu jumpai saat menyelam. Ragam keindahan Pantai Vaadhoo tersebut tentu tak boleh kamu lewatkan saat mengunjungi Maldives.

Tak hanya pesona di siang hari, Pantai Vaadhoo juga memiliki fenomena alam unik di malam hari. Kamu bisa melihat pancaran cahaya biru di pesisir pantai layaknya kilauan bintang-bintang. Bukan cahaya lampu, melainkan cahaya alami yang dihasilkan phytoplankton sebagai cara pertahanan dirinya. Cukup menarik untuk dikunjungi, bukan?

Simpson Desert, Australia 

simpson desert

Gurun Simpson adalah gurun terbesar ke-4 di dunia dengan luas sekitar 176.500 kilometer persegi. Terbentang melewati kawasan utara, selatan, dan Queensland di pusat Australia, hamparan pasir yang terdapat di gurun ini berbeda dengan gurun pada umumnya. Kondisi cuaca yang cukup ekstrem, serta keberadaan kandungan oksida membuat warna gurun berwarna merah.

Simpson Desert atau kerap dikenal dengan nama gurun pasir merah ini memiliki ketinggian yang bervariasi, yaitu sekitar 1 – 40 meter. Big Red menjadi salah satu bukit pasir yang paling terkenal dengan ketinggian mencapai hampir 40 meter. Menariknya, masih ada makhluk hidup yang mampu beradaptasi dan tumbuh subur di kawasan ini seperti alang-alang, 180 jenis burung, kadal, dan binatang berkantung lainnya.

Reykjavik, Islandia

reykjavik

Di balik suhu dingin Islandia, ada banyak pemandangan indah yang bisa kamu dapatkan khususnya di kawasan Reykjavik. Sebagai ibu kota Islandia, kota ini dikelilingi perbukitan, lembah, padang rumput dan berbatuan yang luas, serta sumber air yang mengalir deras. Sebagai pemukiman pertama di Islandia, Reykjavik berhasil menjadi salah satu negara paling bersih di dunia.

Untuk menikmati pesona kota ini, kamu bisa menaiki kuda khas Islandia yang berukuran seperti kuda poni. Selain melihat suasana alam dan kota, kamu bisa menikmati pemandian air panas maupun spa mewah yang banyak tersedia. Jika berminat mengunjunginya, cobalah datang pada musim semi sekitar bulan Mei. Dengan begitu, kamu bisa menikmati beragam objek wisata Islandia dengan suhu yang cukup normal.

Isle Of Skye, Skotlandia 

isle of skye

Pulau Skye atau dikenal dengan nama Isle of Skye adalah pulau terbesar di utara Skotlandia. Nama tersebut diambil dari budaya pada masa kejayaan Viking yang berarti “pulau berselimut awan”. Layaknya pesona negeri dongeng, di sini kamu bisa menemukan berbagai fenomena alam yang cantik mulai dari perbukitan, tebing, air terjun, hingga padang rumput yang luas.

Meski masih sepi wisatawan, pulau ini sudah memiliki fasilitas yang cukup memadai. Untuk transportasi menuju pulau ini, kamu bisa menggunakan kapal feri maupun menyeberangi jembatan Skye yang menghubunginya dengan Skotlandia. Tersedia pula berbagai penginapan dan restoran yang bisa dinikmati wisatawan selama berjelajah di Pulau Skye. Tertarik untuk berkunjung?

Jembatan Shahara, Yaman 

jembatan shahara

Jembatan Shahara atau kerap dikenal sebagai Bridge of Sighs menjadi salah satu jembatan bersejarah yang dibangun sejak abad ke-17. Jembatan yang membentang sepanjang 200 meter ini tak hanya menghubungkan dua gunung saja, tetapi juga sebagai pintu masuk ke Kota Shahara. Meski sudah berusia ribuan tahun, jembatan ini masih berdiri kokoh sebagai akses utama aktivitas penduduk setempat.

Keunikan jembatan tersebut ternyata menjadi daya tarik bagi wisatawan. Meski begitu, kamu harus didampingi pemandu wisata saat menjelajahi lokasi ini. Dengan begitu, kamu bisa mengetahui sejarah serta lokasi menarik lainnya di kawasan Shahara.

Danau Carrera, Chili

danau carrera``````````````````

Danau Carrera berada di kawasan Patagonia, tepatnya terbentang di antara Chili dan Argentina. Terbentang di dua kawasan, danau ini juga memiliki sebutan yang berbeda di Argentina yakni Danau Buenos Aires. Danau ini dikenal memiliki air berwarna biru jernih dengan pemandangan Gunung Andes di sisinya. Kondisi tersebut membuat kawasan ini memiliki suhu yang cukup dingin dan lembap.

Selain menikmati pesona danau, kamu juga bisa mengunjungi gua marmer bernama Cuevas de Marmol. Dinding marmer berwarna biru tersebut merupakan hasil pantulan air danau yang bisa berubah-ubah setiap waktu. Tak hanya itu, di Danau Carrera kamu juga bisa memancing dengan bebas. Kawasan ini menjadi habitat berbagai jenis ikan, khususnya ikan trout dan salmon. Menarik sekali, bukan?

Riomaggiore, Italia 

riomaggiore

Riomaggiore merupakan sebuah desa di Provinsi La Spezia, Italia. Lokasinya yang berada di perbukitan membuat bangunan di desa ini umumnya terdiri dari empat lantai. Tak hanya itu, kebanyakan bangunan di Riomaggiore juga di cat berwarna-warni. Alhasil, pemandangan warna-warni di desa berundak-undak ini menjadi objek menarik para wisatawan. Keunikan desa ini pun telah diabadikan ke salah satu karya pelukis terkenal, Telemaco Signorini.

Selain keunikan lanskap desa, Riomaggiore juga dikenal sebagai penghasil wine terbaik. Karena itu, tak ada salahnya untuk mengunjungi Liguria, salah satu daerah penghasil wine terbaik di Italia. Jika ingin merasakan semua pengalaman tersebut, sebaiknya kamu menyewa pemandu wisata. Dengan begitu, perjalanan kamu akan semakin mudah dan menyenangkan!

Kepulauan Raja Ampat, Indonesia 

raja ampat

Kepulauan Raja Ampat kian populer setelah masuk daftar 10 situs diving terbaik di dunia. Dari sekitar 600 pulau yang ada, hanya 35 pulau yang berpenghuni. Empat pulau terbesarnya adalah Pulau Waigeo, Pulau Misool, Pulau Salawati, dan Pulau Batanta. Kondisi lanskap berupa kepulauan juga membuat transportasi utama di kawasan ini melalui jalur air.  

 

 

Sumber Referensi :

https://www.traveloka.com/id-id/explore/destination/18-lokasi-ini-hasilkan-foto-pemandangan-indah-di-dunia/15286 

Info Dago Dreampark

Weekday : 09.00 - 17.00
Weekend : 08.00 - 18.00

Info promo dan wahana
Follow media sosial kami
Website : www.dagodreampark.co.id
Instagram : @dagodremparkofficial
Facebook : dagodreampark. Bdg
Twitter : @dagodreampark

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.